" BUKU HARIAN IBLIS " (Part 27)

Part - 27


1328748602741614765

Tanpa di sangka-sangka, ia justru mengatakan sesuatu yang bertentangan dengan keinginanku itu. Semula aku menduga ia akan membantuku untuk mengembalikan anakku, ternyata ia bermaksud sebaliknya.”

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

" BUKU HARIAN IBLIS " (Part 26)

Part - 26

13286657831938361596

“Kemana tujuan Bapak?” tanya sopir taksi itu sambil tersenyum ramah. “Jangan risaukan, kemana pun akan ku antarkan!”

“Tetapi………….”Morgin gugup. Bagaimana perjumpaan dengan Tortotor masih membingungkan. Apalagi di sakunya sudah tak tersisa uang sepeser pun, bagaimana mungkin ia harus membayar taksi. Kini ia menjadi gugup dan bingung. Sungguh sialan Tortotor telah membiarkan aku seorang diri. “Ya, ya, aku aku harus berterus-terang bahwa….!”

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

" BUKU HARIAN IBLIS " (Part 25)


Part - 25

1328575328805886078

Malam itu, Tortotor tetap berpakaian dengan mode yang sama dari sebelumnya, kaos berlengan panjang yang senantiasa nampak kedodoran. Hanya saja warnanya berganti hitam.

Seperti sebelumnya, Tortotor langsung mengambil tempat duduk di meja Bartender. Di samping Morgin sendiri.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

" BUKU HARIAN IBLIS " (Part 24)

Part - 24

1328495883520465840


Menurut Morgin, untuk mengetahui riwayat Tortotor tak bisa tidak harus melalui orangnya sendiri. Tetapi karena Tortotor tak pernah konsisten menyampaikannya, yang terjadi kemudian banyak orang bersilang-pendapat tentang riwayat hidupnya.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

" BUKU HARIAN IBLIS " (Part 23)

Part - 23

13284229781471350397
Google Image


“Mengapa kau sedemikian pucat, Morgin?”

“Ia akan melakukannnya, Bos!Sekelebatan ketertegunan menusuk dadaku. Hampir-hampir aku tidak mempercayai kata-kata Morgin seandainya tak berkaitan dengan orang semacam Tortotor. Gila sekali ! Tortotor tak lebih adalah biangnya segala kegilaan andaikan perintah main-main itu betul-betul dilaksanakan.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

" BUKU HARIAN IBLIS " (Part 22)


Part - 22

13293173431629268556
Google Image

“Hampir semua pekerjaan, kecuali satu: putus asa!”

“Aku tak percaya, kalau ada orang yang mengatakan sanggup melakukan segalanya. Kecuali kata-kata itu diucapkan seorang pembohong dan pembual!” aku mengatakan dengan sinis agar ia tersinggung.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

" BUKU HARIAN IBLIS " (Part 21)


Part - 21

1328403858891369727
Goolge Image


TORTOTOR

Aku menyuruh sopir langsung pulang.
Setiba di rumah Zalbak, aku terkejut. Biasanya pintu gerbang itu di jaga oleh dua satpam. Walaupun pintu gerbang bisa terbuka secara otomatis, Zalbak merasa masih perlu tenaga keamanan. Di pintu gerbang yang kini terbuka lebar, tak tampak seorang satpam pun berkeliaran. Mana saja kedua monyet itu?

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

" BUKU HARIAN IBLIS " (Part 20)



Part - 20

1328405681427625393
Google Image

“Ada apa dengan Tortotor, Bos?” “Sudahlah, jangan banyak tanya.

Karena sekarang ada pertanyaan  yang lebih penting harus kau jawab dengan jujur”.

“Apa itu, Bos?’

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

" BUKU HARIAN IBLIS " (Part 19)

Part - 19

13284059721288600661
Google Image

Mengetahui namanya padahal Tuhan belum menjadikannya. Maka pada saat itu  Adam menjawab, bahwasannya ketika Tuhan menciptakan dirinya, Adam sempat mengangkat kepala. Adam sempat melihat tulisan di tiang “arasy yang berbunyi” La Illah Allah, Muhammad Rasulullah.”

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

'' BUKU HARIAN IBLIS '' (Part 18)


Part - 18

“Ya, jin Iffrit, aku memang ragu. Karena apabila semua rahasia itu telah terungkap, maka akan tanggallah seluruh rasa bangga dan percaya diri kita sebagai makhluk yang diciptakan dari inti api!”
“Katakanlah, Bos;  bagaimanapun beratnya jiwa menerima, aku berusaha untuk mempercayainya!”



Iblis

Aku tengadah, menatap bubungan yang berbentuk joglo. Dari celah bubungan itu, masuklah berkas-berkas cahaya.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

" BUKU HARIAN IBLIS '' (Part 17)


Part -17

Pembangunan Peradaban manusia

“Pengalamanku sebagai kembara zaman mengharuskan aku berpendapat begitu. Manusia telah membangun peradaban, dan kemudian mereka menghancurkannya sendiri.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

'' BUKU HARIAN IBLIS '' (Part 2)

Part - 2
GENESIS
Sejak saat itu, tekadku bulat: hengkang dan membangkang. Dengan maksud sebenarnya ingin memperlihatkan suatu rasa kehormatan harga diri. Semacam watak yang bisa membebaskan dari kerusakan jiwa. Namun, dengan itu pula aku harus merelakan diri menanggung resiko yang paling tragis dalam sejarah penciptaan. Aku terlaknat dan terusir.

Iblis

Dendamku semakin menyala-nyala, manakala semenjak aku terusir dari sisi Tuhan, justru Adam semakin memperoleh kedudukan terhormat. Adam dan Hawa ditempatkan di dalam suatu janah, surga, atau sebuah taman yang indah dan permai.

Dengan dendam membara, aku melakukan bermacam-macam cara untuk menjerumuskan makhluk tanah liat itu. Adam sebagai manusia dibekali dengan akal dan nafsu. Akar yang disinari Nur Ilahi menuntunnya ke jalan yang benar. Sedangkan nafsunya bersifat mengajak kepada kejahatan. Hawa nafsu yang mempunyai kecenderungan ingin tahu dan melanggar batas itu, kupengaruhi tanpa kenal lelah.

Hawa nafsu mempunyai kekuatan sebesar 50% dalam menuntun kepada kejahatan. Pengaruh istrinya sebesar 15% dan kekuatan bisikanku sebesar 25%. Tak pelak, tinggallah kekuatan akal sehatnya hanya sebesar 10%. Dalam keadaan lemah itu, Adam memakan buah khuldi. Buah larangan.

Akhirnya, pelanggaran terhadap larangan Tuhan yang di lakukan oleh Adam itu, tercatat sebagai kemenanganku yang pertama. Dan dengan demikian, terlepaslah kedudukan istimewa Adam. Saat itulah merupakan saat pesta pora pertama yang tak terlupakan sepanjang sejarah. Aku merengguk anggur kemenangan. Sekejap aku dapat melupakan kepedihan luka hatiku terusir dari sisi-Nya.

Beberapa waktu berlalu, maka Tuhan menempatkan Adam dibumi. Semenjak pertama kali Adam menginjakkan kaki dibumi, jadilah bumi sebagai padang pertarunganku yang tiada henti-hentinya dengan manusia. Zaman demi zaman, dari satu pertarungan ke petarungan yang lainnya. Kerengguk kekalahan dan kemenangan. Kemenangan kujadikan kekayaanku. Dan kekalahan kujadikan pedoman perjuanganku. Tekadku satu : mengibarkan bendera prahara dan huru-hara.


Dibalik tabir pori-pori udara, berjuta-juta makhluk setan berpesta pora. Zaman kemajuan merupakan panen raya anak-anak cucuku. Kemajuan yang disertai perongrongan moral, membuat hawa nafsu merajalela tanpa batas. Manusia terjerumus besar-besaran berjuang dosa.

Namun ketahuilah, dalam palung hatiku terselip kesedihan. Sering aku tak menemukan musuh sepadan. Manusia-manusia bagaikan rumput kering, dihantam angin sedikit saja sudah berterbangan dan terkapar. Keperkasaanku sebagai makhluk api menjadi sia-sia belaka. Akhirnya, terbit penyesalan terhadap pembangkanganku terhadap Tuhan. Penyesalan lama berdarah lagi!

Perasaan berdosa sering menggoda. Mau tak mau aku teringat peristiwa pertemuanku dengan Nabi Musa. Pada suatu, ketika aku mendatangi Nabi Musa. “Hai Musa, kaulah yang dipilih Allah untuk membawa risalahNya. Dan kau pula yang pernah di ajakNya berkata-kata muka dengan muka”.

“Ya, akulah Musa. Penghulu di antara bangsa Israel!” sahut Musa. “Lantas siapa kau dan apa maumu?” “Aku adalah salah satu makhluk Allah yang telah berdosa. Dan kini, aku mau bertobat. Mohonkanlah kepada Allah, agar supaya menerima tobatku!” Nabi Musa menyanggupi. Ia segera memohon kepada Allah. Sedang beberapa saat, Musa memperoleh jawaban.


” Karya Herly Sauri “

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

'' BUKU HARIAN IBLIS '' (Part 3)

Part - 3

Sabda Allah


GENESIS

“Hai Musa, telah aku perkenankan permohonan ini!” sabda Allah kepada Musa, “namun sekarang, suruhlah Iblis itu sujud hormat kepada makam Adam. Barulah ia berhak menerima pengampunanku.!”

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

'' BUKU HARIAN IBLIS '' (Part 4)

Part - 4

GENESIS

“Wah, Bos sudah menganut birokratism, kalau begitu!” “Aku tak peduli ………!” Jeritku sambil menendang seekor setan yang kebetulan ada di dekatku. ”Ketidak disiplinan kalian membuatku frustasi!” “Nah. Kalau tak keliru Bos terjangkit brain fag syndrome!” tuding seekor setan disamping.

Para keturunan setan berkumpul

“Apa itu?” dengusku marah. “Kelelahan otak karena terlalu banyak berpikir!” katanya cengengesan. Atau sudah waktunya Bos mengambil masa pensiun. !” Tanpa dinyana terjadi keributan luar biasa. Setan yang tadi memberi nasehat tiba-tiba digebuki oleh setan-setan yang lainnya. Tak ampun lagi, setan nahas itu jadi hancur lebur. Untungnya ia makhluk setan, sebentar kemudian pulih kembali sebagai setan. Bahkan ia tampak lebih segar dari semula.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

'' BUKU HARIAN IBLIS '' (Part 5)

Part - 5

GENESIS

Langit kelam tetap bisu. Tak ada satu gerakpun tampak. Senyap menyelimuti bentangan langit jagad raya. “Aku akan membuat kerusakan dan kedurhakaan kepadaMu, Wahai Penguasa Alam Semesta!” pekikku menggelegar bagai petir. “Saksikanlah dan jawablah!''


Langit enggan disapa. Langit kelam tetap membisu. Tak ada satu gerakpun tampak. Senyap menyelimuti bentangan langit jagad raya. Aku tertunduk. Mengulum kemurkaan. Dalam saat itu, timbul sebuah prasangka, seakan-akan Tuhan membiarkan diri umat manusianya sendirian menghadapi aku. Percaya bahwa manusia akan sanggup mengalahkan tipu dayaku.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

'' BUKU HARIAN IBLIS '' (Part 6)

Part - 6

GENESIS
Zaman terus beranjak. Dan banyak membaca jejak-jejak hasil rekayasa anak-anak cucuku di segala sector kehidupan umat manusia. Zaman ini telah menempatkan orang-orang yang bernafsu cemerlang kepuncak-puncak kedudukan istimewa. Bahkan nyaris lenggam perubahan dan perkembangan, zaman ini sesuai blueprint mbalelo pada setan. Manusia-manusianya mengikuti arus zaman secara sukarela. Ya, inilah zaman yang menciptakan perhambaan terhadap berhala-hala kemajuan.


Maka zaman ini pun menjadi sebuah panggung sandiwara. Sebagai pentas merajalelanya hawa nafsu. Sebagai pengembara yang cukup pas untuk zaman ini. Cobalah simak kata-kata Boris Pasternak yang diguratkan dalam novelnya yang kondang, dr zhivago: “Cobalah beri mereka tambang, demi Tuhan, sebentar lagi yang satu sudah mencekik leher yang lain”.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

'' BUKU HARIAN IBLIS '' (Part 7)

Part - 7


GENESIS

Kapan berdiri penuh dengan kesabaran dan penuh perhitungan. Aku tengadah. Matahari terik sekali. Siag bolong. Namun jalanan tampak lenggang. Aku bersyukur. Demi buntut ikan pari, untung benar aku! Mobil sedan panjang itu tampak dari kejauhan. Melesat dengan kecepatan sedang.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

'' BUKU HARIAN IBLIS '' (Part 8)

Part - 8


GENESIS

“Wah, terima kasih kalau begitu!” sahutku sambil menepuk telapak tangan dokter setengah baya itu. “Namun, percayalah aku tak apa-apa!”
sekilas kulihat sorot mata seperti menyelidiki dari dokter Admon. Tergurat pancaran kekecewaan dan curiga.

“Tetapi aku merasa ada sesuatu yang asing dengan keadaan Pak Zalbak!” katanya tak terduga.
“Maksudmu, Dok?” aku terkesiap.
“Aku yakin ada yang tak beres dengan Bapak!” katanya mantap. Untuk menutupi kegugupan, aku tertawa terbahak-bahak. Dan tanganku kembali menepuk-nepuk tangan dokter itu.
“Baiklah, baiklah, Dok!” kataku sambil tersenyum. “Aku akan melaksanakan nasehat itu!”



Zalbak

Agar kecurigaan dr Admon tak terlanjur, maka aku harus beristirahat. Aku harus berhati-hati terhadap orang yang satu ini, pikirku. Karena bagaiman dr Admon adalah orang yang sangat dekat denganku.
Sebagai dokter pribadi, ia acapkali memeriksaku luar-dalam.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

'' BUKU HARIAN IBLIS '' (Part 9)

Part - 9

GENESIS

aku, dapat berubah-ubah jenis kelamin. Mau jadi laki, atau jenis betina, bahkan bencong alias AC/DC sekalipun, bisa juga. Hehehe.
“Mengapa tidak boleh sayang?” tanya Donyanyin tersebut.
Aku tersenyum masam. Tanganku memeriksa selangkanganku. Ternyata di sana, aku menemukan alat vital………Zalbak. Serta merta aku terbahak-bahak. Senang juga menjadi manusia sempurna, pikirku. Sebagai manusia, kini aku begitu nafsu untuk menggarap Donyanyin.

Dengan sekuat tenaga, aku balik tubuh sintal itu. Dengan kasar, kurobek pakaiannya. Maka kini Donyanyin kutindi tanpa sehelai benang pun menutupi tubuhnya. Donyanyin berdesah. Nafasnya bagai ombak di pantai. Nafasnya bagai badai. Ingin ku ciptakan simponi percintaan yang paling indah dan penuh gemuruh.


“Oh, Papa sayang, cepatlah, cepatlah………..!” desah Donyanyin.
Tiba-tiba aku terkejut. Dahiku berkeringat. Dadaku penuh gejolak kemarahan. Setelah sekian lama dengan Donyanyin, ternyata alat vital Zalbak tetap mampus. Tak bangun-bangun. Aku mengerang. Kemudian, pelukanku mengendur.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

" BUKU HARIAN IBLIS '' (Part 10)

Part - 10

Dengan kemampuanku, maka dalam sekejab muncul hologram ditengah-tengah ruangan itu. Memproyeksikan figure seorang laki-laki. Perawakannya sedang-sedang saja. Rambutnya terurai sebahu dan berombak.


Wajahnya hitam cerah dan memiliki garis-garis tegas dan kuat. Menandakan kerasnya kemauan. Tatapan matanya mirip mata elang, tajam, dan tampak dalam. “Akan kuhancurkan kau, kunyuk!” desisku penuh dendam.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS